Inilah Cara Jessica Mila untuk Mendalami Peran dalam Film The Doll 3

Inilah Cara Jessica Mila untuk Mendalami Peran dalam Film The Doll 3

Inilah Cara Jessica Mila untuk Mendalami Peran dalam Film The Doll 3 – Banyak orang yang mengenal Jessika Mila sukses untuk memerankan film Mata Batin yang berbau horror sebebut, kabarnya lagi bahwa Jessica Mila kembali terlibat untuk masuk memerankan sebuah film horror yang berjudul The Doll 3.

“Dia manajer pemasaran di toko mainan, dia cinta keluarganya. Dan ketika orangtuanya meninggal, nggak lama setelah itu dia pun harus kehilangan adiknya, itu membuat dia Depresi, mentalnya terganggu dan jadi orang yang melakukan apapun hanya untuk bisa bertemu lagi dengan adiknya. Akhirnya dia memasukkan arwah adiknya kedalam boneka Bobby,” ungkap Jessica Mila.

Jessica Mila merasakan energinya lebih banyak terkuras saat beradu akting dengan boneka, dalam film The Doll 3 yang dibintanginya. Dia jadi lebih capek dibandingkan saat beradu akting dengan aktor atau aktris atau lawan main manusia.

Tantangan terberat beradu akting dengan boneka, harus memperbanyak deposit kesabaran. Sebab Jessica Mila dan pemain lain dalam film arahan sutradara Rocky Soraya itu harus sabar mengulangi adegan demi adegan ketika terjadi kesalahan. Potensi kesalahan beradu akting dengan boneka di film ini sangat besar. Sebab bonekanya dikontrol oleh sejumlah orang.

“Dia manajer pemasaran di toko mainan, dia cinta keluarganya. Dan ketika orangtuanya meninggal, nggak lama setelah itu dia pun harus kehilangan adiknya, itu membuat dia Depresi, mentalnya terganggu dan jadi orang yang melakukan apapun hanya untuk bisa bertemu lagi dengan adiknya. Akhirnya dia memasukkan arwah adiknya kedalam boneka Bobby,” ungkap Jessica Mila.

Terus dapatkan berita informasi yang viral hanya di pengenviral.com

Lebih lanjut, bermain di film The Doll 3 sendiri nyatanya memberikan tantangan baru bagi Jessica Mila. Selain harus luwes berinteraksi dengan boneka Bobby yang dianggap sebagai adiknya, hal lain yang menyulitkan Jessica Mila dalam produksinya kali ini ialah sosok Tara yang mengalami depresi.

“Jadi apa yang dirasain (Tara) itu bener-bener aku dalamin, gimana rasanya kehilangan keluarga satu-satunya. Tara emang hidupnya sendirian, aku jadi fokus, concern ngebayangin itu sih, kalau itu bener-bener terjadi gimana,” paparnya.

Di samping itu, cara lain untuk Jessica Mila mendalami karakter Tara ialah dengan mengulik pengalaman pribadinya yang pernah mengalami rasanya kehilangan orang yang disayang. Meski tak seberat Tara, namun sedikit banyaknya hal tersebut turut membantu Jessica Mila merasakan kesedihan seperti yang dialami Tara.